6 Tanda Kurang ASI cukup Bayi yang Perlu Segera Ditangani. Jangan Sepelekan!

tanda-bayi-kurang-asi tanda-bayi-kurang-asi

Setiap ibu baru yang baru saja memiliki bayi tentunya ingin memberikan ASI secara maksimal agar gizi  si kecil terpenuhi. ASI merupakan kebutuhan utama bagi bayi yang baru lahir. Pada umumnya pemberian ASI eksklusif untuk bayi dimulai ketika ia lahir sampai usianya 6 bulan, setelah itu dilanjutkan batas umurnya 2 mengertin. Sayangnya, nggak semua ibu memberikan ASI yang cukup sebatas bayi kekurangan asupan air susu ibu.

Kendala seorang ibu yang baru saja melahirkan adalah kurangnya produksi ASI. Hal tersebut tentunya melangsungkan bayi kurang mendapatkan asupan ASI yang berlebihan. Namun, para ibu seringkali tidak menyadari kalau si sedikit ternyata kekurangan asupan ASI. Agar langsung melakukan antisipasi dan tindakan medis jika diperlukan.

1.Bayi namun menyusu dalam batas bernapas Kencang atau juga menyusu terterus lama

Tanda yang paling berlimpah dirasakan biasanya si tipis lebih Tangkas menyusu. Setelah disusui selama sebagian menit, bahkan bayi akan Tangkas melepaskannya. Bahkan mereka juga akan menyusu lebih lama dalam batas hidup 1 jam. Salah satu dalil mengapa bayi menyusu lebih lama adalah produksi ASI yang kurang melimpah sebatas belaka dikenyot saja.

2.Nggak ada perubahan ala kondisi payudara sehabis menyusui

Bayi yang kekurangan ASI juga bisa ditandai dengan perubahan payudara setelah menyusui. Pada kondisi yang Global, payudara akan terasa enteng setelah ASI dihisap oleh bayi. Namun jika masih merasa dit, bisa jadi bahwa bayi kekurangan ASI.

3.Proses menyusui akan terasa remuk karena terjadi pembengkakan pada payudara

Menyusui akan terasa lara karena proses pelekatan pada mulut bayi dan payudara kurang pas. Hal ini juga menjadi penyebab utama bayi kurang asupan ASI. Untuk mengantisipasinya, sebaiknya perbaiki posisi bayi saat menyusu agar ASI bisa masuk secara maksimal dan kebutuhannya tercukupi.

4.Urin dan celomokan berwarna kelam dan cenderung sedikit

Ketika bayi kurang asupan ASI, maka bisa dilihat dari tanda urin yang berwarna kelam dan cenderung minim. Hal ini juga serupa seperti ala cemongannya yang juga berwarna kelam atau bahkan nggak buang air besar serupa sekali.

5.Terjadi penurunan pada berat badan bayi selesai seminggu kelahirannya

Seminggu setelah kelahirannya memang wajar jika berat badan mengalami penurunan. Akan tetapi jika berlangsung terus menerus tandanya bayi kekurangan asupan ASI. Jika dibiarkan terlantas lama hanya akan mempengaruhi pertumbuhan si mungil.

6.Kondisi mata bayi akan terlihat Ludes. Hal ini juga disertai dengan bibir Ludes karena dehidrasi

Kondisi mata Bersih dan bibir Bersih cukup bayi ini adalah tanda kalau ia kurang asupan ASI. Tanda ini bisa dilihat ketika bayi menangis dan nggak mengeluarkan air mata. Jika si mini mengalaminya. Moms wajib  segera membawanya ke dokter agar dapat dilakukan penanganan Bergas. Dehidrasi cukup bayi tentunya adalah hal yang nggak bisa ditolerir lagi.

Memberikan ASI eksklusif untuk bayi merupakan keinginan semua ibu. Sayangnya kurang lebih ibu mengalami kendala selama menyusui melenceng satunya seperti produksi ASI yang kurang melimpah sesangkat menciptakan bayi kurang asupan ASI. Itulah tanda-tanda kalau bayi kurang asupan ASI. Semoga bermanfaat ya Moms!